Dan terjatuh lagi...
Begitulah yang kudapatkan hari ini.
Semua orang Pasti punya rutinitasnya tersendiri. Setiap hari, tiap minggu, tiap bulan.
Kita bagaikan berputar di sebuah rutinitas yang sama, hanya dengan suasana yang berbeda.
Begitu mata terbuka, kita sudah dihadapkan pada dua pilihan : Bangun atau Tidur !
Yap !! Hal inilah yang sering kuhadapi setiap pagi.
Ingin rasanya setiap pagi bisa bangun dan langsung beraktivitas.
Namun, setan memang tak pernah lelah PDKT dengan manusia untuk menjadi sahabatnya.
Pagi tadi, hmm,,,
Setelah bangun,solat dan bangun sebentar...
Mata memang berat buat terbuka pagi tadi dan akhirnya Jleeppp,
Bangun jam 07.44 pagi sementara Praktikum tadi jam 07.30,
Waduchhh !!! Kelabakan deh nyari jadwal yang pas buat ngulang praktikum.
Dengan semangat 55 saya masih tetap berangkat ke Lab buat mencoba mencari
sedikit 'harapan', siapa tau ada kesempatan buat masuk praktikum.
Begitu di depan Lab, saya melihat salah seorang teman saya bernama 'Bella' yang juga
senasib dengan saya. Dan bukan hanya kami berdua saja yang bernasib untuk Inhal(Mengulang praktikum)
ada teman saya yang lain juga,namanya Via.
INHAL ??? awalnya saya pikir, kita ikut gelombang yang lain, lalu praktikum (Titik)
Dan ternyataaaa, Kita juga harus membayar 15Rb.. Hmm,
Saat dompet lagi kanker, malah ditambah sirosis hati .. Hahaha
Sorenya, saya minta tanda tangan asisten untuk menyetujui surat inhal. Mas asisten bilang
" Kamu lagi apes aja kali".
Yah, apapun itu namanya yang jelas Hari ini saya belajar bahwa :
-Saat mata terbuka, maka pilihlah untuk bangun
-Kupu-kupu yang indah berawal dari ulat yang membuat gatal
That't my world today
Last : Apapun yang akan kamu hadapi besok, Persiapkan dari sekarang dan jangan menyerah ketika
kamu pikir kamu tidak bisa melakukannya karena jika kamu melakukan nya, selalu ada jalan.
Sayonara..
ASSALAMUALAIKUM WR WB
Selamat datang di Dunia Yagami!!1
Tampilkan postingan dengan label Hikmah di balik kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah di balik kisah. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 April 2013
Senin, 26 Maret 2012
Akibat menyia-nyiakan waktu
Asalamualaikum kakak...
selamat siang semuanya....
Lama banget gak posting ya ?? hehe
kali ini saya mau sedikit berbagi pengalaman dengan teman-teman semuanya tentang Akibat menunda-nunda pekerjaan. Okay... Let's Go!!!
Kemarin malam saya dan teman saya pulang dari rapat buat event yang akan kami selenggarakan tangggal 31 maret nanti. tadi malam kami pulang sekitar jam 12 malam... Padalal saya masih punya hutang membuat laporan resmi untuk praktikum...
Alhasil, sesampai di kos, saya langsung terkapar di kasur saking capek dan ngantuknya... haha
Awalnya saya berniat mengerjakan laporan di tempat rapat tapi apa mau dikata, laptop saya dipinjam untuk mengedit proposal yang akan kami serahkan...
Lalu apa hubungannya dengan judul diatas ?? Gara-gara saya terus menunda mengerjakan laporan, malahan saya bercanda dengan teman-teman disana.
Sebenarnya laporan ini diberikan tenggang waktu sampai 6 hari bahkan jika kami mengmpulkan hari jum'at maka Asisten akan memberikan nilai +3 pada kami yang mengmpulkan pada hari itu.
Dan saya hanya menmbuang waktu saya dengan hal-hal yang tidak terlalu penting seperti Tidur, internetan dan nonton...
Paginya saya sebenarnya sudah membuka mata sejak jam 5an lebih namun entah bagaimana dektanya setan pada saat itu hingga saya begitu melihat jam hanya berkata 'ahh masih banyak waktu', saya pun baru terbangun pukul 6 lebih. setlah solat(walau pun telat!!maaf ya Allah) saya mulai mengerjakan laporan walaupun ketetran banget... dan saya rasa laporan saya kurang maksimal karena saya tidak menyiapkan materinya jauh-jauh hari... selain itu saya tidak bisa berkonsentrasi dengan kuliah-kuliah yang lainnya..
Mungkin ini sedikit kisah nyta dari saya semoga ada hikmahnya, Saya juga punya kutipan dari sebuah website.. semoga bermanfaat untuk diri saya sendiri dan untuk teman-teman sekalian..
| WAKTU ITU ADALAH KEHIDUPAN | untuk semuanya |
Imam Hasan Al Banna berkata :”Ada sebagian orang begitu gembira menyia-nyiakan waktu. Bila kita tanya kepada mereka, ‘Apa sebabnya kamu melakukan hal itu ?’ , maka mereka akan menjawab, ‘Saya hanya mengisi waktu senggang saja’.” Sungguh malang orang-orang seperti itu, karena disaat menyia-nyiakan waktu, disaat yang bersamaan ia juga telah menyia-nyiakan hidupnya, bahkan membinasakan dirinya sendiri, karena pada hakikatnya waktu itu adalah kehidupan itu sendiri. Setiap hari saat fajar menyingsing, sang waktu seolah berkata kepada seluruh umat manusia, “Wahai anak Adam, saya adalah ciptaan Tuhan yang terbaru, yang akan menjadi saksi amal-amal kalian. Maka gunakanlah diriku dengan sebaik-baiknya untuk mencari bekal, karena diriku ini bila sudah pergi, maka tidak akan kembali lagi hingga hari akhir”.
Dengan berbekal sebuah hadits yang digunakannya sebagai dalil, ada seseorang yg ingin bersegera melakukan kebajikan-kebajikan dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, namun orang tersebut berkata, ‘Tidakkah kamu tahu ada hadits shahih yang mengatakan “Pelan-pelan (berhati-hati) itu adalah (ilham) dari Allah, dan terburu-buru itu adalah (ilham) dari setan” . (HR.Al Baihaqi. Syekh Al-Albani menghukumi hadits ini adalah hadits yang hasan).
Hadits yang dikemukakan orang tersebut memang shahih, namun ada kekeliruan dalam memahami makna hadits tersebut. Berhati-hati dalam menjalankan pekerjaan memang termasuk sikap yang terpuji, tapi tentu bukan berarti menunda-nunda. Kalau pun terpaksa ingin menunda, maka yang harus ditunda adalah pekerjaan duniawi, adapun untuk pekerjaan amal-amal ukhrowi sama sekali tak ditemukan dalil agar menunda pelaksanaannya. Sebab bila hadits tersebut diartikan dengan menunda pekerjaan amal ukhrowi, maka akan menyalahi dalil-dalil berikut ini : “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu” (QS.Ali Imran : 133). “Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan Tuhanmu”. (QS.Al Hadiid : 21). “Hendaknya orang berlomba-lomba”. (QS.Al Muthaffifiin : 26). “Gunakan waktu sehatmu sebaik mungkin sebelum kamu sakit” (HR.Al Bukhari). “Pelan-pelan dalam melakukan segala sesuatu adalah termasuk tindakan terpuji, kecuali melakukan amal-amal akherat” (HR.Abu Dawud dan Al Hakim. Hadits ini dinilai shahih oleh Syekh Al-Albani).
Hadits yang dikemukakan orang tersebut memang shahih, namun ada kekeliruan dalam memahami makna hadits tersebut. Berhati-hati dalam menjalankan pekerjaan memang termasuk sikap yang terpuji, tapi tentu bukan berarti menunda-nunda. Kalau pun terpaksa ingin menunda, maka yang harus ditunda adalah pekerjaan duniawi, adapun untuk pekerjaan amal-amal ukhrowi sama sekali tak ditemukan dalil agar menunda pelaksanaannya. Sebab bila hadits tersebut diartikan dengan menunda pekerjaan amal ukhrowi, maka akan menyalahi dalil-dalil berikut ini : “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu” (QS.Ali Imran : 133). “Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan Tuhanmu”. (QS.Al Hadiid : 21). “Hendaknya orang berlomba-lomba”. (QS.Al Muthaffifiin : 26). “Gunakan waktu sehatmu sebaik mungkin sebelum kamu sakit” (HR.Al Bukhari). “Pelan-pelan dalam melakukan segala sesuatu adalah termasuk tindakan terpuji, kecuali melakukan amal-amal akherat” (HR.Abu Dawud dan Al Hakim. Hadits ini dinilai shahih oleh Syekh Al-Albani).
Jika seseorang hendak melakukan kebajikan, maka banyak setan yang membujuknya untuk menunda melaksanakan kebajikan itu. Setan-setan itu berbisik, ‘Kamu masih punya malam yang sangat panjang, tidurlah !’. Wahai manusia, kapan lagi kamu akan sadar, padahal ajal semakin dekat ? Kapan akan muncul rasa syukur di hatimu dengan mengisi waktu-waktu itu pada jalan yg diridhoi Allah ? Mungkin kamu akan sadar disaat semua amal yg dirahasiakan terungkap seluruhnya, dan kamu akan mengingat perkataanku disaat hal itu sudah tak ada lagi manfaatnya, yaitu kematian ?.
(sumber : Nasihat untuk orang-orang yang lalai, Khalid A.Mu’thi Khalif, Gema Insani Press Jakarta, cet.pertama Syawal 1426H/nop 2005)
"Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas". (QS.Al Baqarah : 212)
"Dan orang-orang yang kafir berkata: "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Quran ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan mereka". (QS.Al Fushshilat : 26)
"Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui. Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami ?". (QS.Al Mu’minuun :114-115)
"Dan tidak Kuciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku (Allah)." (QS.Adz Dzaariyaat :56)
note : artikel di atas telah dimuat dalam Labbaik, edisi : 030/th.03/Rabi'ul Awal-Rabi'ul Tsani 1428H/2007M
Semoga tulisan ini bermanfaat buat kita semua....
Senin, 20 Februari 2012
Lonely Travel penuh Makna Part 1
Beberapa hari yang lalu saya sempat liburan selama seminggu di kampung halaman.. Yee!!
inilah beberapa pengalaman saya saat mengelana sendirian menuju kampung halaman.. hehe
inilah beberapa pengalaman saya saat mengelana sendirian menuju kampung halaman.. hehe
Perjalanan dimulai dengan meninggalkan kos tercinta selepas solat magrib. Dengan hati riang gembira sekaligus kayak dikejer singa ngamuk, saya diantar teman saya menuju Apotek kentungan dimana disana saya akan dijemput oleh travel yang sudah saya pesan. Baru aja memulai perjalanan saya sudah mengalami sebuah kejadian : Konsumsi selama di perjalanan kelupaan... Whaattt!! Mau jadi gembel apa saya nanti di jalan ?? wkwkwk... Kos sy berada di Km 14,5 dan saat saya mengingat bahwa saya meninggalkan konsumsi yang sudah saya siapkan di KM 8an... Kalo balik juga gak bisa, gara2 Takut di tinggal travel.. ya udah laa, mampir bentar ke toko sambil nyari2 cemilan2 buat di makan di perjalanan ntar.....
Pesan : Lakukan segala yang anda kerjakan dengan teliti dan tentu saja jangan terburu-buru... Slow but sure gituu laa,,,
Begitu nyampe Apotek.. saya kembali Galau(Trend masa kini..wkwkwk) karena di sekeliling saya belum terlihat tampang travel yang biasa jemput(Mobil berisi 6 orang ato lebih). Dan sopirnya tak jua menghubungi.Kami menunggu sekitar 10 menit dan Teman yang mengantar pun saking Galaunya(Haha) berkesimpulan “ Kayaknya yang itu deh mobilnya”(Menunjuk ke arah mobil travel di sebrang jalan). Masak sih ?? saya masih gak percaya..
tapi pendapat teman saya ini ternyata benar..
Dia pun mengantar saya menuju mobil travel setelah menunggu beberapa saat karena begitu akan menyebrang kami di serbu oleh gerombolan kendaraan yang tengah melintas.
tapi pendapat teman saya ini ternyata benar..
Dia pun mengantar saya menuju mobil travel setelah menunggu beberapa saat karena begitu akan menyebrang kami di serbu oleh gerombolan kendaraan yang tengah melintas.
Pesan : Sabar itu seperti kedondong... Kelihatannya enak/gampang tapi sebenarnya berat dan berduri bagi yang tidak sungguh2...
Setelah sayGoodbye dan menitipkan MyoPii pada teman yang tadi mengantar, saya naik ke travel. Saya adalah jemputan pertama dari travel tersebut. Pada saat menuju jemputan kedua saya mulai ingat ‘Charger Laptop saya kayaknya belum dimasukin deh’ saya kembali mengingat saat2 terakhir saya di kamar kos dan memang benar saya belum memasukkannya.. Gaswaaattt!!!
Saya pun melaporkan hal tersebut kepada kedua orang tua saya... haha *Katak bener kata2 saya.. Inilah reaksi mereka ...
Bapak : udah, Gak apa-apa.. Tenang aja ntar bapak cariin chargeran yang kayak gitu
Ibu : Kan udah ibu bilang ‘ packing jauh2 hari!!’ kan kejadian dah sekarang
Saya pun melaporkan hal tersebut kepada kedua orang tua saya... haha *Katak bener kata2 saya.. Inilah reaksi mereka ...
Bapak : udah, Gak apa-apa.. Tenang aja ntar bapak cariin chargeran yang kayak gitu
Ibu : Kan udah ibu bilang ‘ packing jauh2 hari!!’ kan kejadian dah sekarang
Tanggapan saya tentnag reaksi mereka
Bapak : Makasih supportnya pak J
Ibu : Makasih udah selalu ngingetin anakmu ini dalam segala hal...
Bapak : Makasih supportnya pak J
Ibu : Makasih udah selalu ngingetin anakmu ini dalam segala hal...
Pesan : mengutip kata ibu saya “ Packing jauh2 hari” kenapa ?? kalo packingnya gak sejam se belum pergi, kan enak tuh,, bisa masukin barang2 yang kita perluin dan menhindari yang namanya : Kelupaan bawa ini-itu..
Dan Kasih orang tua bukan hanya sepanjang jalan tapi kemanapun kaki melangkah ada Cintanya bersama kita...
I LOVE U MY BIG FAMILY ...
To be continued.................
Langganan:
Postingan (Atom)